Mengisi Senja
Gelap berdatangan, mega merah di sudut bumi sana
Tak jarang, manusia terkesima dan mengabadikannya
Atau sekedar membuat momen romantis dengan pasangan
Senjaku di sini, gelap! pengap!
Sengaja tak ku beri cahaya
Hanya cahaya bersumber dari benda persegi panjang dengan layar 14 inci
Suara di luar sana masih ramai
Anak-anak masih berlatih
Menjaga diri dari sesuatu yang mencekam
Dan aku sengaja tak pergi
Melindungi diri dari keramaian
Karena aku tak suka ramai
Sunyi itulah kesukaanku
Sibuk bersama duniaku
Aku tak suka kau berbicara sementara aku sedang mengerjakan sesuatu
Mohon maaf. Tapi begitulah sifatku
Ku harap kau mengerti
Beberapa masjid berbunyi
Magrib segera datang
Sepertinya wejangan di bawah sana bertanda
Mungkin ini akan berakhir
Aku akan siap-siap
Mengambil tas lalu pulang
Pulang di tengah kesunyian
Tak jarang, manusia terkesima dan mengabadikannya
Atau sekedar membuat momen romantis dengan pasangan
Senjaku di sini, gelap! pengap!
Sengaja tak ku beri cahaya
Hanya cahaya bersumber dari benda persegi panjang dengan layar 14 inci
Suara di luar sana masih ramai
Anak-anak masih berlatih
Menjaga diri dari sesuatu yang mencekam
Dan aku sengaja tak pergi
Melindungi diri dari keramaian
Karena aku tak suka ramai
Sunyi itulah kesukaanku
Sibuk bersama duniaku
Aku tak suka kau berbicara sementara aku sedang mengerjakan sesuatu
Mohon maaf. Tapi begitulah sifatku
Ku harap kau mengerti
Beberapa masjid berbunyi
Magrib segera datang
Sepertinya wejangan di bawah sana bertanda
Mungkin ini akan berakhir
Aku akan siap-siap
Mengambil tas lalu pulang
Pulang di tengah kesunyian
Komentar
Posting Komentar