Berani memulai, maka berani untuk mengakhiri
Begitupun perasaan yang tumbuh. Berani menghadirkannya maka berani untuk menghapusnya.
Lantas mengapa aku begitu cemburu pada langkah-langkah lemahku yang tak pasti
Mengaburkan semua inginku
Aku inginmu
Peganganku tak erat, tak ingin membuatmu sakit
Lantas apakah sama yang ada difikirmu dengan difikirku?
atau besar sekali rasaku hingga ku tak benar meletakkan mu dihatiku
Pelangi warna warni
datang selepas hujan
payungku pergi
tertutup rapat tanpa basah
genangan terbentuk
mengaca padanya
tak jernih ku tatap
hanya pasir debu terlihat
Begitupun perasaan yang tumbuh. Berani menghadirkannya maka berani untuk menghapusnya.
Lantas mengapa aku begitu cemburu pada langkah-langkah lemahku yang tak pasti
Mengaburkan semua inginku
Aku inginmu
Peganganku tak erat, tak ingin membuatmu sakit
Lantas apakah sama yang ada difikirmu dengan difikirku?
atau besar sekali rasaku hingga ku tak benar meletakkan mu dihatiku
Pelangi warna warni
datang selepas hujan
payungku pergi
tertutup rapat tanpa basah
genangan terbentuk
mengaca padanya
tak jernih ku tatap
hanya pasir debu terlihat
Komentar
Posting Komentar